Minggu, 29 Mei 2016

KOMIK TANPA KATA

KOMIK - adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita (Mizan Publishing). Biasanya, komik dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks. Seperti kita ketahui, komik berisi tentang sebuah cerita yang dikemas dalam bentuk ilustrasi adegan dan teks percakapan. Dalam komik, terdapat istilah panel. Panel merupakan potongan adegan pada bagian ilustrasinya. Artinya, dalam satu panel berisi satu adegan, sehingga dibutuhkan banyak panel adegan untuk membuat satu cerita. Selain itu ada pula istilah balon teks dalam komik. Balon teks merupakan ruang kosong yang sengaja dibuat untuk meletakan teks percakapan pada panel adegan, ruang tersebut biasanya berbentuk seperti balon.

Pada awalnya, komik banyak dicetak dalam bentuk buku hingga berjilid-jilid banyaknya. Namun, semakin bertambahnya tahun, komik mulai dipersingkat dan disederhanakan. Hingga hanya satu lembar saja, dan juga dengan alur cerita yang lebih singkat. Biasanya dalam satu lembar komik, berisi maksimal 6 panel adegan.

Saat ini, di sosial media seperti instagram, banyak akun-akun humor dan komedi yang menggunakan media komik untuk menyampaikan pesan atau cerita lucunya secara singkat dan sederhana. Komik tersebut memang terbukti laris dan mampu membuat pembacanya terhibur tanpa harus berpikir panjang.

Desain komik tanpa kata yang saya buat ini, mencoba untuk memisahkan 2 aspek penting dalam perancangan komik, yaitu aspek visual (gambar) dan verbal (teks). Saya mancoba membuat komik yang samasekali tidak menggunakan teks, baik percakapan maupun judul panel. Sehingga hal tersebut merupakan suatu tantangan, bagaimana cara membuat orang-orang yang melihatnya dapat mengerti dan memahami alur ceritanya. Apabila komik tanpa kata ini tidak bisa dipahami, berarti itu adalah kesalahan saya dan komik ini bisa dikatakan "gagal".

Tidak ada judul dalam komik ini, karena saya membebaskan judul komik ini sesuai dengan tafsiran masing-masing orang yang melihatnya. Berikut adalah hasil rancangan komik tanpa kata yang dibuat secara manual (gambar) dan digital (photoshop). Terdapat 4 halaman dengan 4 panel pada tiap - tiap halaman.

Sket hitam putih 1

Sket hitam putih 2

Sket hitam putih 3

Sket hitam putih 4
Sedikit bercerita mengenai proses perancangan. Perancangan komik ini menggunakan 2 tahapan teknik, yaitu manual dan digital. Berikut ini merupakan beberapa perlengkapan yang harus diperhatikan untuk merancang komik:
Manual:
  • Kertas hvs putih 80g / 100g ukuran A4.
  • Pensil 2B dan penghapus.
  • Mistar 30cm.
  • Drawing pen 0,4mm dan 0,1mm.
  • Spidol warna hitam.
Digital:
  • Scanner
  • Komputer / Laptop
  • Mouse / Pen tablet
  • Program Adobe Photoshop
Ketika mewarnai gambar di Photoshop, yang pertama kali dilakukan sebaiknya mewarnai keseluruhan obyek secara merata menggunakan warna flat / datar. Setelah semua obyek terisi warna, tambahkan warna gelap atau terang pada tiap - tiap obyek sesuai kebutuhan agar gambar nampak timbul. Berikut ini hasil komik yang telah diwarnai menggunakan Photoshop, selamat menikmati:


Komik tanpa kata #1

Komik tanpa kata #2

Komik tanpa kata #3

Komik tanpa kata #4
Begitulah komik tanpa kata yang saya buat, semoga mudah dipahami alur ceritanya. Adakah diantara kalian yang tahu ceritanya?

MERAHNYA KLENTENG SAM POO KONG SEMARANG

Ini lah salah satu bangunan eksotis yang manis di kota Semarang, klenteng SAM POO KONG. Jika ingin mengetahui penjelasan tentang klenteng secara mendetail, silahkan buka wikipedia. Karena wikipedia mempunyai informasi yang lebih lengkap.

SAM POO KONG menjadi tujuan akhir perjalanan kami di kota Semarang, setelah sebelumnya berkunjung ke Lawang Sewu dan Masjid Agung Jawa Tengah. Jum'at 6 Mei 2016 jam 3 sore kami sampai di depan SAM POO KONG dengan kondisi parkiran yang sangat padat karena memang bertepatan dengan hari libur. Sehingga parkiran mobil meluber hingga ke pinggiran jalan.

Hal hal yang perlu diperhatikan saat berkunjung ke SAM POO KONG:
  • Tetapkan hati dan pikiran dalam keadaan bahagia dan senang.
  • Membayar karcis sebesar Rp 5.000 / orang.
  • Masuk lah bersama teman / saudara / orangtua / kekasih, usahakan jangan sendirian.
  • Siapkan kamera (HP / DSLR / Go Pro) dengan kondisi baterai yang full, karena banyak sekali obyek-obyek yang keren untuk dipotret.
  • Jangan merusak keindahan kawasan klenteng, seperti melakukan vandalisme ataupun membuang sampah sembarangan.

Berikut ini hasil jepretan suasana SAM POO KONG yang berhasil kami abadikan:

Gerbang Sam Poo Kong

Ada wisata kulinernya juga

Mushola dengan bangunannya yang unik

Panggung pertunjukan kesenian

Ramai & Lancar

Panggung pertunjukan kesenian

Panggung pertunjukan kesenian

Orang-orang sedang sibuk berfoto

Interior gedung pertunjukan kesenian

Ukiran bergambar Naga pada tiap tiang

Taman bersantai untuk menikmati kuliner

Aman, lancar & terkendali

Panggung pertunjukan kesenian tampak dari jauh

Setiap obyek pada klenteng, dijadikan tempat berfoto, karena memang indah

Bangunan ini dikelilingi dinding yang rapat, berbeda dengan bangunan lainnya

Hiruk pikuk para pengunjung

Selalu menggunakan ukiran bergambar Naga pada tiang-tiangnya

Pintu gerbang bagian belakang

Semua orang sibuk berfoto, termasuk aku. Karena memang begitu indahnya

Ramai & Menggembirakan

Beberapa remaja putri sedang berlatih tari tradisional tionghoa

Pagar didesain seperti badan ular Naga

Bangunan Joglo dengan ukiran khas tionghoa

Aman & Menyenangkan

Semacam koperasi

Begitulah gambaran singkat mengenai SAM POO KONG. Sesungguhnya masih banyak lagi obyek-obyek yang indah dan menarik, namun apadaya baterai kamera pada saat itu habis. Jika penasaran dengan keindahannya, ayo segera kunjungi...

Sabtu, 21 Mei 2016

MENILIK MASJID AGUNG JAWA TENGAH

Jum'at, 6 Mei 2016 - Kesempatan kami mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah di kota Semarang. Hari itu bersamaan dengan hari libur Nasional memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Jam 11 siang kondisi jalanan menuju Masjid begitu ramai, kendaraan mobil dari berbagai kota saling berurutan untuk bisa masuk ke area Masjid untuk bersiap-siap melakukan kewajiban sholat jum'at bagi umat muslim pada jam 12 siang.
Kami merasa beruntung bisa merasakan sholat jum'at di Masjid kebanggaan masyarakat Jawa Tengah, karena saat itu merupakan hari yang baik, hari jum'at dan sekaligus hari peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad. Sehingga kami berharap dapat menyaksikan proses terbukanya payung raksasa yang menjadi ciri khas Masjid Agung itu.

Jual Es Kuwud
Entah apa Es Kuwud itu, kami baru lihat es semacam itu. Penjualnya adalah seorang anak perempuan kecil. Lokasinya berada di pinggiran jalan masuk ke Masjid Agung. 

Gasebu yang berisi bedug
Setelah masuk dan membayar Rp 3.000 per mobil, kami dipersilahkan masuk, kemudian mencari area parkir yang tepat, yaitu yang terlindung dari panasnya sinar matahari. Kalau boleh jujur, di kawasan Masjid Agung Jateng udaranya lumayan panas, karena kurangnya pepohonan rindang di kawasan tersebut. 

Kemegahan Masjid Agung yang tampak dari jalan menuju parkiran
Masjid Agung Jawa Tengah paling terkenal dengan payung raksasanya, yang mirip dengan masjid Nabawi dan juga arsitekturnya yang begitu megah.

Souvenir Shop
Didekat pintu keluar, pengunjung juga bisa berbelanja bermacam-macam souvenir untuk dijadikan oleh-oleh dari Masjid Agung Jateng.

Payung raksasa yang masih tertutup
Kami istirahat di lorong gedung sebelah kiri Masjid. Sambil menunggu adzan jum'at berkumandang.

Menara Masjid tampak dari bawah
Setiap pengunjung diperkenankan masuk dan naik menara Masjid hingga atas dengan membayar beberapa rupiah saja. Di atas menara kita dapat melihat seluruh kota Semarang. Namun pada saat itu, kondisi di loket menara Masjid begitu ramai dan harus antri, karena lift untuk naik ke atas hanya muat untuk 10 orang, jadi akan lama jika harus menunggu. Maka saran kami untuk kalian yang ingin bisa naik ke menara Masjid yaitu pada hari-hari biasa saja.

Kondisi masjid setelah sholat jum'at berakhir
Setelah sholat jum'at berakhir, hampir semua orang mulai mengeluarkan handphonenya untuk mendokumentasikan keunikan yang ada di dalam masjid. Kami pun menjadi ikut penasaran.

Al Qur'an raksasa
Selain memiliki payung raksasa, rupanya masjid Agung Jawa Tengah juga menyimpan koleksi berupa Al Qur'an raksasa. Al Qur'an tersebut berada di dalam pelindung kaca untuk menghindari dari kerusakan.


Proses pembukaan payung
Sebagai orang yang gumunan, kami merasa senang akhirnya dapat juga melihat proses terbukannya payung raksasa yang menjadi kebanggan Masjid Agung Jawa Tengah. Payung dibuka pada jam 12 kurang 15 menit saat itu.

Suasana di luar masjid setelah sholat jum'at

Suasana di luar masjid setelah sholat jum'at
Dari 6 payung yang berdiri tegak, hanya 4 payung yang terbuka. Kondisi lantai di luar Masjid pada saat itu begitu panas, sehingga disediakan karpet hijau agar para pengunjung tidak kepanasan kakinya ketika berjalan menuju payung raksasa tersebut.

Antri untuk keluar
Para jama'ah berjalan perlahan menuruni tangga masjid yang begitu ramai. Sedangkan kami memilih untuk menunggu di sisi tangga untuk memotret suasana tersebut.

Suasana di luar masjid setelah sholat jum'at

Suasana di luar masjid setelah sholat jum'at

Suasana di luar masjid setelah sholat jum'at

Sebagian payung tidak terbuka

Suasana di luar masjid setelah sholat jum'at

Kondisi tangga untuk menuju ke bawah

Setelah kondisi mulai sedikit sepi, kami pun turun untuk mencari minum kemudian pulang. Itu lah sekilas informasi yang dapat kami sampaikan tentang masjid Agung Jawa Tengah.